Menelisik Pencitraan Indonesia (1) 28 Mei, 2008
Posted by rumakom in perspektif praktis, public relations.5 comments
Menteri Luar Negeri Hasan Wirayuda pernah menyatakan ada kaitan erat antara profesi diplomat dengan public relations, pasalnya kegiatan diplomasi bukan sekadar menggambarkan kepentingan nasional belaka, akan tetapi juga harus mengkomunikasikan secara representatif perkembangan di luar dan dalam negeri.
Akan tetapi, saat ini, alat konvensional public relations diantaranya press release, press gathering, ataupun background information sudah tidak mampu menembus hambatan komunikasi yang berkaitan dengan masalah pencitraan Indonesia. Akan tetapi, para praktisi dan konsultan public relations dengan reputasi internasional dan teruji kredibilitasnya secara sederhana menyatakan bahwa upaya membangun citra Indonesia hanya membutuhkan satu hal: niat baik.
Memang idealnya, tanggung jawab membangun citra positif sebuah negara dan bangsa adalah tanggung jawab setiap warga negara. Namun, titik sentral pembentukan citra tetap dipegang oleh pemerintahan (lagi…)