jump to navigation

Mainkan Peran Public Relations 1 Februari, 2008

Posted by mth in perspektif praktis, public relations.
trackback

British Institute of Public Relations melihat fungsi public relations sebagai upaya yang mantap, berencana dan berkesinambungan untuk menciptakan dan  membina pengertian bersama antara organisasi dan publiknya. Secara lebih spesifik, Pedro E Teodhore menyebut tujuan komunikasi melalui public relations adalah menciptakan iklim dan pendapat umum yang menguntungkan  lembaga. Untuk mencapai tujuan tersebut perlu tercipta harmoni antara lembaga dengan lingkungannya.

Pada hakikatnya dalam melakukan tugas tersebut terdapat dua hal penting yang perlu diperhatikan, pertama, ada organ yang status dan perannya melakukan penyebaran dan klarifikasi informasi mengenai kebijakan lembaga, sekaligus panduan arah kebijakan pemecahan persoalan di tengah aneka krisis. Peran kehumasan ini sebagai jubir yang tidak sekadar menyiapkan upacara, menunjuk penyelenggara berbagai acara, mengumpulkan wartawan, maupun pendamping pemimpin untuk membawakan map berisi naskah pidato. Dalam bahasa, Sullivan (2005) fungsi ini merupakan fungsi komunikasi yang bersifat jangka pendek.

Hal kedua yakni kesiapan manajemen koordinasi antar unit kerja dalam pelayanan publik sebagai sebuah antispasi terhadap terjadinya ancaman krisis komunikasi (proaktif). Bisa dilakukan dalam bentuk konsultasi publik sebagai bagian dari upaya manajeman komunikasi strategis untuk implementasi kebijakan kelembagaan ke depan.

Sebuah kerja strategi komunikasi, yang memiliki media publik yang berwibawa dan terakses, diperkuat kinerja kehumasan di berbagai unit yang terampil, serta kerja pelayanan publik dari birokrasi yang terintegrasi, yang mengandung manajemen sosial dan psikologi krisis, hingga mampu melahirkan solidaritas sosial dan partisipasi publik lewat pemahaman kebijakan.

[mth]

Komentar»

1. Arif - 31 Maret, 2008

Jika dilihat dala praktek sehari-hari maka peran PR bisa dilihat sebagai berikut:

“Peran fasilitator komunikasi bagi seorang praktisi ialah sebagai pendengar yang peka dan broker (perantara) komunikasi”.
“Fasilitator komunikasi bertindak sebagai perantara (liaison), interpreter, dan mediator antara organisasi dan publiknya. Mereka menjaga komunikasi dua arah dan memfasilitasi percakapan dengan menyingkirkan rintangan dalam hubungan dan menjaga agar saluran komunikasi tetap terbuka”.
“Tujuannya ialah memberi informasi yang dibutuhkan oleh baik itu manajemen maupun publik untuk membuat keputusan demi kepentingan bersama”.
“Praktisi yang berperan sebagai fasilitator komunikasi ini bertindak sebagai sumber informasi dan agen kontak resmi antara organisasi dan publik. Fasilitator komunikasi menempati peran di tengah-tengah dan berfungsi sebagai penghubung antara organisasi dan publik”.
“Praktisi yang berperan sebagi teknisi komunikasi menyediakan layanan teknis komunikasi yang pelaksanaanya berdasrkan level-level tertentu.”
“Praktisi yang berperan sebagai fasilitator pemecah masalah membantu pimpinan organisasi baik sebagai penasihat hingga mengambil tindakan/keputusan dalam mengatasi masalah dengan publik”. (Cutlip, Center dan Broom, 2006: 47)

2. mth - 2 April, 2008

Terima kasih atas tambahan informasinya
kami tunggu untuk yang lain

salam

mth

3. IYUL - 25 April, 2008

thank, tulisan yang anda publikasikan ini saya copy dan saya pergunakan sebagai bahan refensi.

4. mth - 2 Mei, 2008

silahkan iyul, jika ada kutipan dari buku anda kami persilahkan merujuk ke buku yang dimaksud

5. E.L.D.A - 4 Juli, 2008

saya mahasiswa PR yg sedang melakukan KKL(Kuliah Kerja Lapangan ), saya minta bantuan teman2 yg membaca msg saya.ada kah yg pnya refrensi buku mengenai peran PR dalam strategi iklan/promosi.atau kutipan atau contoh kasus apa saja yg ada kaitannya dgn strategi promosi/iklan.terimakasih.

6. yk - 2 Oktober, 2008

Bingung mau nyusun skripsi tentang PR ney……….Public relation

7. sherly - 12 Maret, 2009

hubungan pr dengan kepuasan pelanggan.. dalam mengukur kepuasan pelanggan bisakah saya memasukkan variabel dari konsep 7 P atau teori kualitas jasa (tangible, empathy, assurance, dll).. trims

8. nita - 25 Juni, 2009

help,, mungkin ada yg bisa bantu? saya sedang menyusun skripsi tentang PR dalam politik dan mencoba mengevaluasi manajemen PR. tp kendalanya banyak banget mungkin ada yg bisa bantu untuk buku-buku sebagai penambah teori2 PR politik

9. nita - 25 Juni, 2009

maksudnya memberi masukan untuk buku2 yg dipakai. trims be4

10. fichy - 1 September, 2009

hei.. para PR..
aku msh bngung nih tentang PR…
aku mau lbh jelasnya lg… rncnanya mu ngmbl jursan PR.. tp aku blm bgt ngrti… mhn di jlsin yh PR itu apa? ap hanya hub. antra masyarakat saja? dan setelah lu2s nanti kita bisa krja dmn aja?

thanx….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: